Perbedaan Antar Mikroprosessor

Perbedaan Antar Mikroprosessor - MaoliOka.
Mikroprosesor satu dan yang lainnya memiliki banyak perbedaan. Baik itu bertujuan karena fungsinya atapun untuk tanda khebatan prosesor tersebut.
Nah berikut MaoliOka mencoba menuliskan perbedaan - perbedaan Mikroprosesor yang MaoliOka ketahui, seperti mikroprosesor Komparasi 8085 Dengan Z80, mikroprosesor Komparasi 8085 Dengan 6800 dan lain - lain. Silahkan simak lengkapnya disini Sejarah Perkembangan Teknologi Mikroprosesor.


Perbedaan Antar Mikroprosessor

1. Perbedaan Komparasi 8085 Dengan Z80 

8085 Mikroprosesor

1. Jalur data multipleksi
2. 74 instruksi
3. Operasi pada 3 - 5 MHz
4. Memiliki 5 Interrupsi
5. Tidak memiliki dynamicmemory pada board
6. Tidak dilengkapi register Index.
7. Berisi SIM & RIM

Z80 Mikroprosesor

1.  Jalur data tidak ada multipleksi
2. 158 instruksi
3. Operasi pada 4 - 20 MHz
4. Memiliki 2 Interrupsi
5. Memiliki dynamic memory pada board untuk refresh Dynamic memory
6. dilengkapi dengan 2 register Index
7. Tidak memiliki SIM & RIM

2. Perbedaan Komparasi 8085 Dengan 6800 

8085 Mikroprosesor

1. Operasi pada frekuensi clock 3 - 5 MHz.
2. 8085 tidak dilengkapi register Index.
3. 8085 tidak dilengkapi rangkaian logik clock pada board.
4 8085 memiliki satu akumulator.
5 8085 memiliki 5 interrupsi.
6 Jumlah instruksi total 674.

MC6800 Mikroprosesor

1. Operasi dengan frekuensi clock 1MHz
2. Dilengkapi register Index.
3. Tidak dilengkapi rangkaian logik clock pada board.
4. MC6800 memiliki dua akumulator
5. MC 6800 memiliki 2 interrupsi
6. MC6800 Jumlah instruksi total 72

3. Komparasi 8085 Dengan 80386

8085 Mikroprosesor

1. Merupakan 16 bit Mikroprosesor dan generasi pertama 16 bit Mikroprosesor setelah 8085(8-bit).
2. Memiliki arsitektur jalur pipa (pipeline) bukan level tinggi dan memiliki bus interface kecepatan tinggi (high speed) dalam satu chip.
3. Merupakan panutan utama kompatibel dengan 80386, artinya semua instruksi 8086 diikuti oleh 80386.
4. Dikemas dalam paket DIP 40 pin
5. Dibangun dari teknologi HMOS.
6. Tidak dibutuhkan hardware khusus untuk tugas-tugas Switching.
7. 8086 beroperasi dengan Clock 5MHz..
8. Bus address dan bus data bus multiplek.
9. Memiliki paket transistor sejumlah 29.500 buah transistor.
10. Jumlah instruksi yang dimiliki 117 buah.
11. Tidak dilengkapi dengan proteksi mekanik (paging).
12. Beroperasi hanya dalam satu mode.
13. Hanya memiliki antrian instruksi.
14. Dalam 8086, tidak semua operasi dalam mode parallel.
15. 8086 memiliki 9 (sembilan) flag.

80386 Mikroprosesor

1. Merupakan 32 bit Mikroprosesor dan merupakan ekstensi logika dari 80236.
2. Memiliki arsitektur jalur pipa level tinggi dan bus jauh lebih dibanding 8086
3. Selain 80386 dapat menunjang model pemrograman pada 8086, dapat juga program yang ditulis untuk 8086 dalam mode virtual yaitu jika VM=1 (protected mode) langsung dijalankan.
4. Chip IC dari 80836 berisi 132 pin.
5. Dibangun menggunakan teknologi High-speed CHMOS III.
6. Dibutuhkan hardware khusus untuk tugas-tugas Switching.
7. 80386 beroperasi dengan frekuensi maksimum Clock 33MHz.
8. Jalur terpisah antara address dan data bus untuk hemat waktu.
9. Jumlah transistor dan kompleksitas meningkat sampai 2.75.000 buah.
10. Jumlah instruksi yang dimiliki 129 buah.
11. Pada 80386 dilengkapi dengan proteksi mekanik (paging), dengan instruksi untuk mendukungnya.
12. Beroperasi dengan 3 (tiga) mode: a) Real b)Virtual c)Proteksi
13. Memiliki antrian instruksi seperti halnya pada pre fetch queue.
14. 80386 semua unit fungsional tidak ada yang parallel
15. Memiliki semua kesembilan flag 8086 tetapi flag lainnya diberi nama IOP,NT,RF,VM.

4. Komparasi 8086 Dengan 8088

8086 Mikroprosesor

1. Antrian instruksi adalah 6 byte.
2. Memori dalam 8086 dibagi menjadi 2(dua) bank, yang terdiri dari 1,048,576 byte.
3. Data bus pada 8086 adalah 16- bit
4. Memiliki sinyal BHE( bar ) pada pin no. 34 dan tidak ada sinyal SSO(bar).
5. Sinyal output digunakan untuk memilih memori atau I/O pada M/IO(bar) , tetapi jika IO(bar)/M pada kondisi low atau logik ‘0’ berarti memilih devais I/O dan jika IO(bar)/M pada kondisi high atau berlogika ‘1’ berarti memilih memori.
6. Membutuhkan satu siklus mesin untuk sinyal R/W jika pada lokasi even dan untuk yang lain dibutuhkan dua.
7. Dalam 8086, semua bus address & data adalah multiplek.
8 Dibutuhkan dua IC 74343 demultiplek AD0-AD19.

8088 Mikroprosesor

1. Antrian instruksi adalah 4 byte.
2. Memori dalam 8088 tidak dibagi menjadi 2(dua) bank seperti halnya pada 8086.
3. Data bus pada 8088 adalah 8-bit
4. Tidak memiliki sinyal BHE( bar ) pada pin no. 34 dan hanya ada sinyal SSO (bar) serta tidak ada pin S7.
5. Sinyal output digunakan untuk memilih memori atau I/O pada M/IO(bar) , tetapi jika IO(bar)/M pada kondisi low atau logik ‘0’ berarti memilih memori dan jika IO(bar)/M pada kondisi high atau berlogika ‘1’ berarti memilih devais I/O.
6. Membutuhkan satu siklus mesinuntuk sinyal R/W jika pada lokasi even dan untuk yang lain dibutuhkan dua.
7. Dalam 8088, bus address, AD7-AD0 adalah multiplek.
8. Dibutuhkan satu IC 74343 demultiplek AD0-AD7.

Demikian tentang  Perbedaan Antar Mikroprosessor yang bisa MaoliOka tuliskan semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel