Mengatasi Trauma Akibat Menjadi Minoritas

Persoalan SARA merupakan persoalan yang begitu sensitif. Hal ini kerap kali terjadi di Indonesia yang merupakan negara dengan berbagai macam suku agama dan ras di dalamnya. Sayangnya, tidak sedikit kasus SARA menimpa orang-orang di Indonesia terutama pada kalangan minoritas yang kerap kali dikucilkan.

Menjadi minoritas bukanlah suatu hal yang mudah. Diperlukan kekuatan mental agar bisa bertahan dari para mayoritas yang mendominasi. Tak jarang para minoritas mengalami perlakuan tidak menyenangkan seperti pelecehan atau aktivitas lainnya yang menyakitkan. Jika hal tersebut telah terjadi, maka anak-anak akan menjadi korban utama karena kegiatan bullying yang kerap kali berujung trauma.

Anak-anak merupakan pihak yang paling menderita karena secara mental mereka belumlah setangguh orang dewasa. Biasanya, anak-anak yang menjadi korban bullying akibat posisinya sebagai minoritas mengalami trauma sehingga berujung pada masa depan yang terdampak. Kondisi ini tentu bukanlah hal yang baik karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu belajar banyak hal dengan menyenangkan tanpa adanya rasa trauma akibat bullying yang diterimanya.

Untuk dapat mengatasi trauma pada anak-anak maka setiap pihak harus bekerja sama dan mendukung agar kejadian tersebut tak terulang lagi. Salah satunya yakni dengan memberikan terapi agar setiap anak bisa terhindar dari trauma yang dapat menimpanya. Sayangnya, tidak semua orang bisa merasakan layanan terapis dan masih banyak anak-anak yang tidak mampu mendapatkannya.

Untuk dapat membantu anak-anak dari perasaan trauma, maka kita dapat berperan serta dengan melakukan donasi dari penggalangan dana yang dilakukan UNICEF. UNICEF merupakan lembaga donasi Indonesia terpercaya karena berada dibawah naungan PBB. Selain itu, berdonasi melalui UNICEF pun dapat dilakukan secara online. Caranya, kunjungi situs resmi UNICEF Indonesia di https://www.supportunicefindonesia.org/. Kemudian, klik tombol “Donasi Sekarang!” untuk melakukan donasi. Pilih jenis donasi yang Anda inginkan apakah “donasi rutin” atau “donasi satu kali”. Tentukan nominal donasi yang diinginkan. Kemudian, isi data diri seperti nama lengkap, email dan nomor handphone untuk proses validasi. Terakhir, pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang telah dipilih. Anda pun telah berhasil melakukan donasi dan membantu anak-anak minoritas dari masalah traumatik yang kerap mendera.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel