Mengamati Kemungkinan Resesi di Indonesia

Tahun 2019 seperti banyak diberitakan masalah akan terjadinya resesi di dunia termasuk di Indonesia. Dari prediksi itu berbagai macam prediksi lain muncul dan berbagai startegi sudah dilancarkan oleh bagian - bagian terkait perekonomian.

Nah mari kita sedikit mengamati, seperti apakah kemungkinannya terjadinya resesi di Indonesia saat ini?

Resesi atau kemerosotan yaitu kondisi dimana produk domestik bruto menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

Barkaitan dengan pertumbuhan ekonomi indonesia diprediksi oleh Bank Dunia pada tahun 2020 ini sebesar 4.9 % artinya di bawah target indonesia sendiri sebesar 5.3% atau prediksi bank dunia ini di bawah pertumbuhan ekonomi indonesia tahun 2019 yang mencapai 5.02%.

Berkaitan dengan resesi dunia yang diprediksi yang pasti akan berpengaruh pada perekonomian indonesia serta ketika kita melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia, kita bisa mengamati sebagai berikut. Tahun 2018 perekonomian indonesia tumbuh sebesar 5.17 %, tahun 2019 5.02 %.
Ketika kita melihat data tersebut ada penurunan kenaikan pertumbuhan ekonomi indonesia dan jika ini berlangsung  apa yang di hawatirkan berkaitan dengan kemungkinan resesi di Indonesia bisa aja terjadi. Apalagi ketika kita melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada kuartal IV berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik ( BPS) ternyata sudah kurang dari 5 % yaitu 4.97 %. Kondisi ini sungguh mendekati prediksi bank dunia.

Data lain yang bisa mendukung terjadinya kehawatiran resesi di Indonesia adalah virus corona. Virus corona terjadi di berbagai negara dan hampir di seluruh dunia. Dan yang paling bisa kita amati berkaitan dengan perekonomian adalah mitra dagang Indonesia seperti Cina. Apalagi virus ini di informasikan berasal dari negeri cina.
Tentu saja keadaan ini akan sangat berpengaruh pada perekonimona Cina dan mitra dagangnya. Terlebih dari beberapa negara sudah menyatakan melarang penerbangan dari dan ke Cina. Jelas ini akan sangat berpengaruh pada perekonomian cina dan mitra dagangnya.

Selain itu kapal - kapal besar salah satu penopang perekonomian china seperti kapal - kapal pangangkut batubara sudah mulai diperketat untuk keluar masuknya dengan adanya pengetatan tersebut pasti akan membuat pasokan melambat, itu artinya indonesia sebagai salah satu pemasok batubara ke china diprediksi akan mengalami penurunan.

Dengan mengamati hal tersebut tentu saja risiko resesi di Indonesia ada kemungkinan besar bisa terjadi.
Tapi walau bagaimanapun tentu saja kita berharap dan berdoa mudah - mudahan tidak terjadi resesi di indonesia karena para ahli ekonomi di indonesia akan berjuang dengan keras menghadai semua ini. aamiin.


8 komentar untuk "Mengamati Kemungkinan Resesi di Indonesia"

  1. Menurutku memang hampir terjadi resesi, banyak pabrik di daerah sini yang mulai mem PHK karyawan nya kang. Padahal ngga pakai bahan baku dari luar, semuanya dari dalam negeri, tapi tetap terimbas krisis juga.

    Semoga saja keadaan ini cepat berlalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia mas sepertinya ini dalam masa masa nya..mudahan saja jln kluarnya segera hadir

      Hapus
  2. Iyaa nih saya beli barang harga mahal tapi pas jual harga murah.. Kalo produk luar masuk terus, dan masukknya asing ke Indonesia ditambah produk kita dibanding bandingkan dengan luar ya gak bakal menang, kalo terus mengikuti perkembangan itu susah bagi rakyat kecil yang tidak mampu untuk kesana, kasian

    BalasHapus
  3. Dampak terhadap perekonomian sungguh luar biasa
    Belahan dunia ikut kena imbas dari virus ini
    Kemungkinan negara kita akan lebih parah, karena negara kita soal produksi sangat mengandalkan negara cinta.
    Lihat saja, hampir semua komponen yang beredar produksinya daru negara cina.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia mas saat ini yg langsung terasa adalah wisata dan hotel. Bentar lagi ke produksi. Ni sepertinya masih ada bahan bahannya

      Hapus
  4. Smg gk sampe resesi deh. skrg aja udah seret

    BalasHapus

Posting Komentar